Pemkab Sintang Gelar Sidang Pertimbangan Landreform Tahun 2020

SINTANG, BK – Dalam rangka pelaksanaan kegiatan redistribusi tanah di Kabupaten Sintang tahun 2020 yang sudah berhasil menyelesaikan 7.350 persil sertifikat tanah di 5 kecamatan dan 15 desa melalui program redistribusi, Pemkab Sintang mengelar sidang Pertimbangan Landreform Tahun 2020, di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (16/6/2020).

Sekretaris Daerah (Sekda) Sintang, Yosepha Hasnah mewakili Bupati Sintang pada kegiatan tersebut menjelaskan, bahwa sidang ini harus menghasilkan keputusan yang kuat, sehingga memberi manfaat bagi masyarakat yang sudah mendapatkan sertifikat tanah melalui program redistribusi.

“Program redistribusi tanah ini sangat baik. Kami Pemkab Sintang sangat mendukung untuk dilanjutkan. Tahun 2020 merupakan tahun ketiga pelaksanaan program redistribusi tanah di Kabupaten Sintang,” katanya.

Pihaknya merasa, Tim BPN Kabupaten Sintang sangat bekerja keras dan profesional  serta mampu bekerjasama dengan Pemkab Sintang. “Kami Pemkab Sintang sangat terbantu dengan program redistribusi ini. Karena sudah berjalan dengan baik,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sintang, Junaedi menyampaikan, bahwa instansinya juga terdampak penyebaran Covid-19, terutama pengurangan anggaran sehingga redistribusi tanah tidak sesuai target.

“Tahun 2020 ini sebenarnya kami menargetkan bisa menyelesaikan 12.000 persil sertifikat tanah melalui program redistribusi tanah. Tetapi anggaran kami juga dirasionalisasi sehingga program redistribusi tanah kami hentikan dan baru mencapai 7. 350 persil sertifikat tanah di 5 kecamatan Dn 15 desa. Namun ahun 2021 akan kami lanjutkan kembali,” jelasnya.

Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Elisa Gultom mengharapkan, pelaksanaan program redistribusi tanah di lapangan tidak ada masalah. Maka dari itu, menurutnya sosialisasi sangat penting dilakukan, sehingga masyarakat paham dan tidak ada masalah dalam pelaksanaan program ini.

“Saya juga berharap program sertifikasi tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL), tetap bisa dilanjutkan juga,” pungkasnya. (*)

__Posted on
06/16/2020
__Categories
SINTANG