Gelar Aksi di PN Sintang, Ribuan Massa Minta Enam Terdakwa Karhutla Dibebaskan

Sintang, BK – Ribuan massa menggelar demonstrasi di depan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Sintang. Mereka menuntut enam terdakwa kasus Karhutla agar dapat dibebaskan murni, Kamis (21/11/2019).

Pergerakan massa ini dipimpin langsung oleh Ketua DAD Sintang, Jeffray Edward, Sekjen MADN Provinsi Kalbar, Yokubus Kumis, dan Koordinator Aliansi Solidaritas Anak Peladang (ASAP). Selain itu, tampak juga hampir seluruh wakil rakyat DPRD Sintang ikut dalam aksi ini.

Kedua Dewan Adat Dayak (DAD) Sintang, Jeffray Edward mengatakan, bahwa masa yang turun ini dengan tegas menuntut agar enam terdakwa dibebaskan dari jerat hukumnya.

“Kita sampaikan ke aparat itu ada 1000 massa. Tapi yang datang ini lebih itu. Ini bentuk kepedulaian terhadap peladang yang jadi terdakwa akibat karhutla,” ujar Jeffray.

Ia juga mengatakan, bahwa aksi ini murni pergerakan DAD sebagai bentuk kepedulian terhadap peladang. Tidak ada ditunggangi oleh politik mana pun.

“Ini murni sebagai bentuk kepedulian kita. Mereka (enam peladang) itu hanya mencari nafkah untuk sehari-hari dalam berladang. Maka dari itu saya tegaskan, peladang bukan penjahat,” terangnya.

Jeffray juga merasa bangga, bahwa aksi ini dapat berjalan aman dan damai sesuai harapan. “Kita berterimakasih kepada massa yang sudah datang. Mereka tidak melanggar aturan, semua berjalan kondusif,” tegas Jeffray yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Sintang ini.

Sementara itu, Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi, bahwa aksi massa ini dikawal ketat oleh TNI-Polri yang berjumlah 400 orang. “Ada 200 personel polres dan 200 personel Kodim,” ujarnya.

Kapolres juga mengucapkan terimakasih kepada massa, karena selama demonstrasi berlangsung aman dan damai.

“Semua berjalan aman, damai dan kondusif. Tanpa ada sesuatu hal yang tak diinginkan terjadi,” pungkasnya. (say)

 

 

__Posted on
11/21/2019
__Categories
Uncategorized