Harap Putusan Sidang Enam Petani Sintang Terlibat Karhutla Tak Memberatkan

Sintang, BK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Melkianus turut angkat bicara terkait enam petani yang ditetapkan menjadi tersangka akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) beberapa waktu lalu.

Menurut Melki, kasus yang menimpa petani-petani kecil ini harusnya dapat segera diselesaikan dengan hukuman yang tak memberatkan, bahkan bisa dibebaskan.

“Kita harapkan dalam porses persidangan perdana yang dilalui petani ini, putusannya nanti dapat meringangkan, bahkan dapat membebaskan mereka dari tuntutan yang seharusnya tidak mereka terima,” ujar Melkianus, Kamis (14/11/2019).

Melki juga mengatakan, dirinya bahkan turut hadir dalam sidang tersebut untuk memberikan dukungan. Ia mengharapkan, ke depan khususnya kasus Karhutla untuk peladang, diminta ada semacam toleransi dari pemerintah pusat. Apalagi dilihat di dalam aturan undang-udang kearifan lokal itu diutamakan.

“Oleh sebab itu, kita berharap ke depan tidak ada lagi penangkapan peladang-peladang, karena memang mereka hanya untuk mencari makan,” terangnya.

Tentu, kata Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini, pihaknya DPRD akan selalu membantu untuk bersama-sama di dalam memperjuangkan masyarakat dan pastinya bersama pemeritah daerah juga.

“Kita juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah bersama-sama memperjuangakan warga kita yang sudah ditahan ini,” katanya.

Terkait dengan lima perusahanan yang sudah disegel oleh pihak teriat, Melki juga mengharapkan, agar dapat ditindak tegas, jangan hanya peladang yang menjadi tumbal.

“jangan petani kecil jadi korban, tapi perusahaan ini tidak ditindaklanjuti. Kita minta instansi terkait segera menindaklanjuti perusahaan yang sudah disegel. Jangan sampai hal itu diulur-ulur lagi,” pungkasnya. (say)

__Posted on
11/14/2019
__Categories
BERITA TERKINI, SINTANG