BAB Sembarangan Mempengaruhi Angka Stunting

Sintang, BK- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh mengakui salah satu factor penyebab tingginya angka Stunting di Kabupaten Sintang adalah lingkungan yang kurang baik.

“Untuk penurunan angka stunting, salah satu faktor yang mempengaruhi angka stunting yakni Buang Air Besar sembarangagn,” kata Harysinto Linoh ketika ditemui sejumlah wartawan usai upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-55 ditahun 2019 di Jalan Teluk Menyurai, Sintang, pada Rabu (13/11/2019).

Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang terus menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi Buang Air Besar (BAB) sembarangan. Dengan tidak BAB sembarangan akan memperkecil angka Stunting.

“Stop BAB sembarangan, maka angka stunting bisa turun, saat ini saja, Stunting di Sintang sudah di angka 24%, target kita harus bisa menurunkan hingga 18% bahkan 16%,” ujarnya.

Tingginya Angka Stunting di Indonesia dan Kabupaten Sintang juga menjadi perhatian serius Pemerintah.Dalam sambutan Menteri Kesehatan yang di bacakan wakil Bupati Sintang dalam acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-55 juga menyoroti tingginya Angka Stunting.

Dalam sambutan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, yang dibacakan oleh Wakil Bupati Sintang, Askiman menegaskan arahan Presiden Republik Indonesia tentang dua isu kesehatan yang harus diselesaikan demi membangun SDM yang berkualitas yakni masalah Stunting dan Jaminan kesehatan Nasional.

“Stunting dan Jaminan Kesehatan Nasional adalah dua isu Nasional yang harus di selesaikan,”kata Askiman.

Tidak hanya Stunting dan Jaminan kesehatan nasional,  ada dua isu lagi yang harus diatasi oleh Pemerintah. Yakni tingginya harga obat dan alat kesehatan, serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri.

“Ini yang akan menjadi fokus perhatian kita bersama untuk dapat diupayakan solusinya,” kata Askiman.(ono)

 

__Posted on
11/13/2019
__Categories
SINTANG