Raperda Pemindahan Ibukota Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Hilir Ditunda, Ini Tanggapan Santosa

Sintang, BK – Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa berharap, penundaan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemindahan Ibu Kota Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Hilir tak berlangsung lama.

Hal itu diutarakan Santosa bukan tanpa alasan, mengingat sarana pendukung untuk pemindahan Ibu Kota Kecamatan itu untuk saat ini sudah berjalan pembangunannya.

“Ini dak bisa kita biarkan terlalu lama, karena pembangunan kantor camat sudah berjalan,” ujar Santosa, ditemui di Kantor DPRD setempat, Rabu (6/11/2019).

Yang dikhawatirkan, kata Santosa ketika penundaan ini berjalan terlalu lama, pembanguan kantor camat sudah selesai, sehingga terbentur dengan Perda yang belum ada, akbiatnya menghambat pelayanan publik.

“Kalau kantor camat sudah jadi Perda belum jadi, belum bisa pindah. Makanya kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk segera menyelesaikan pembahanan Raperda itu,” terang Wakil Rakyat Dapil Kayan Hili dan Kayan Hulu ini.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengatakan, sepengatahuannya sudah satu tahun lebih ini semenjak kantor camat dirobohkan, diganti dengan Pasar Rakyat yang ada di Nangau Mau membuat Kantor Camat untuk sementara waktu ke Gedung Serbaguna.

“Pak camat ngantor di Gedung Serba Guna itu. Pelayanan publik juga di sana. Saya selaku orang Tanah Kayan prihatin juga dengan kondisi ini. Makanya Raperda Pemindahan Ibu Kota Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Hilir ini kita akan kejar untuk cepat dibahas,” pungkas Politisi muda ini. (say)

__Posted on
11/07/2019
__Categories
BERITA TERKINI, SINTANG