Tidak Ada SIM, Dewan Larang Pelajar Bermotor

Sintang,BK – Banyaknya pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor di Kabupaten Sintang harus menjadi perhatian bagi semua pihak. Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Melkianus.

“Dalam berkendara tentu pengendara harus dilengkapi dengan Surat Ijin Mengemudi (SIM). Hal itu menunjukkan kelayakan pengendara tersebut dalam berkendara,” katanya, kemarin.

Untuk itu, Melkianus juga meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sintang untuk menyurati setiap sekolah yang ada di Kabupaten Sintang agar tidak mengijinkan siswa yang masih belum cukup umur untuk berkendara.

“Jika tidak ada SIM, anak-anak jangan diberikan menggunakan kendaraan, apapun alasannya. anak yang belum cukup umur belum begitu memahami bagaimana berkendara yang baik, ucapnya.

Politisi dari Partai Golkar juga meminta kepada orangtua untuk menanggapi positif adanya larangan berkendara bagi anak di bawah umur karena hal tersebut memang membahayakan baik bagi anak tersebut maupun pengguna jalan lainnya.

“Apapun alasannya, orangtua harusnya mengantar dan menjemput anaknya kemana pun anaknya pergi baik ke sekolah, tempat les atau belajar di tempat temannya. Selain aman, orang tua juga bisa mengontrol anak tersebut,” tutupnya. (Dedex)

__Posted on
07/27/2018
__Categories
SINTANG