Program PIT Belum Sentuh Pedalaman Sintang

Sintang,BK- Ketua Komisi C DPRD Sintang, Herimaturida menyambut baik Program Indonesia Terang (PIT), sehingga diharapkan dapat langsung menyentuh masyarakat yang berada di sejumlah desa terpencil di Bumi Senetang.

“Jika memang ada, kami sangat mendukung sekali program ini. Namun sampai saat ini, program tersebut belum dirasakan masyarakat,” ucap Herimaturida, kemarin.

Program Indonesia Terang ditargetkan akan terselesaikan pada 2019 mendatang. Namun, hal tersebut diprediksi akan sulit terwujud. Pasalnya hingga kini program pemerintah pusat tersebut tidak terlihat dan tidak dirasakan masyarakat.

“Kita baru dengar program ini. Saya rasa akan sulit terwujud jika ditargetkan pada tahun 2019 mendatang. Karena sampai saat ini masih banyak desa yang ada Kabupaten Sintang yang tidak terjangkau serta teraliri listrik,” ungkapnya.

Sampai saat ini, tambah dia, di wilayah terpencil dan perbatasan Kabupaten Sintang masyarakat masih ada yang menggunakan genset sebagai sumber pembangkit listrik. Sehingga inovasi tersebut dinilai belum efektif untuk diterapkan dalam jangka panjang.

Pasalnya, legislator Partai Gerindra ini berpendapat belum layak untuk diterapkan di desa-desa lainnya. Karena masyarakat harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk penerangan dengan cara seperti ini.

“Akan lebih efisien jika listrik menggunakan tenaga surya atau menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PTMH),” ulasnya.

Sejauh ini, kata Heri, pemerintah belum optimal dalam memenuhi kebutuhan listrik di Kalbar khususnya di Kabupaten Sintang. Terutama pada desa-desa yang cukup jauh dari ibu kota kabupaten maupun desa-desa terpencil.

“Sekitar 70 persen desa-desa terpencil belum teraliri listrik. Kondisi ini terjadi sudah begitu lama dan belum ada solusi konkrit dari Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pemerintah Pusat (Pempus),” tutupnya. (Dedex)

__Posted on
07/24/2018
__Categories
SINTANG