Perketat Penggunaan Dana Desa

Sintang, BK- Tahun ini, pemerintah akan memperketat pengawasan penggunaan Dana Desa (DD) serta Alokasi Dana Desa (ADD). Langkah itu penting lantaran hingga kini masih banyak ditemukan adanya penyelewengan terkait penggunaan Dana Desa.
Wakil Ketua DPRD Sintang, Terry Ibrahim menuturkan, Dana Desa yang dianggarkan pemerintah memang tergolong besar. Sehingga penggunaannya diharapkan dapat lebih memajukan keberadaan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Agar penggunaan Dana Desa bisa efektif dan bermanfaat tentunya harus dimulai dengan perencanaan yang matang. Dengan melibatkan pihak-pihak terkait di desa,” ujar Terry, Minggu dua pekan lalu.
Setelah dilakukan perencanaan dan penganggaran yang baik serta matang, Legislator Partai NasDem ini menambahkan, baru dilakukan pelaksanaan pekerjaan secara transparan. Dengan melibatkan masyarakat dalam pengerjaan di lapangan.
“Sehingga bermanfaat ganda bagi peningkatan kesempatan kerja berupa padat karya,” paparnya.
Tak hanya itu, Terry berpendapat, kegiatan pembangunan desa perlu pengawasan yang efektif oleh masyarakat bersama lembaga-lembaga yang ada di masyarakat. Sehingga apa yang telah direncanakan sebelumnya dapat terlaksana sesuai harapan masyarakat.
Begitu pula halnya dalam penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD), Terry mengungkapkan, meskipun nilainya tidak cukup banyak, tetapi cukup menjadi komplementer bagi Dana Desa.
“Mulai dari anggaran pembangunan yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun APBN semuanya harus saling terkait dan saling melengkapi,” tegasnya.
Sehingga harapan untuk memajukan pembangunan desa menjadi lebih cepat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama di bidang perekonomian, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami semua harus bersinergi. Untuk menyukseskan pembangunan di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Terry. (Dedex)

__Posted on
07/23/2018
__Categories
SINTANG