Himapol Untan Kecam Peristiwa Bom di Surabaya

keterangan Foto: Paulina Anasthasya Plorend

PONTIANAK, BERITA KALBAR. COM– Departemen Pemberdayaan Anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) Fakultas Ilmu sosial dan ilmu politik Universitas Tanjungpura Pontianak Paulina Anasthasya Plorend, mengecam keras pengeboman yang terjadi di Gereja Santa Maria Surabaya yang menewaskan dua orang dalam peristiwa tersebut pada (Minggu 13/5) pagi.

Ia mengatakan, atas peristiwa ini kami dari Himapol Untan menyatakan sikap bahwa aksi ini sangat tidak berperikemanusiaan Dan tindakan biadab.

“kami meminta pihak yang berwenang dapat mengusut tuntas kejadian ini sehingga tidak meresahkan umat beragama dan masyarakat Indonesia”, ujarnya

selain itu, menurutnya selaku umat yang beragama dan menghormati keberagaman, menghimbau kepada masyarakat agar tidak menyebar luaskan foto-foto korban karena dapat menjadi wujud provokasi, pungkasnya

Ia juga mengajak masyarakat Kalimantan Barat Khususnya umat beragama dan Indonesia agar terus mendoakan para korban, pungkasnya dimanapun kalian berada.

“Kita berharap, pemerintah segera dengan mengambil tindakan hukum dan berupaya mengembalikan lingkungan yang aman, nyaman dan damai dengan merangkul para tokoh-tokoh agama dan masyarakat”, harapnya. (ASA)

Editor: Adang Hamdan

__Posted on
05/13/2018