Desa Nanga Lebang Masih Blankspot

Sintang, BK- Sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang masih banyak yang belum ter cover oleh sinyal komunikasi, atau biasa di kenal dengan blankspot sehingga masyarakat masih sangat kesulitan dalam mendapatkan informasi dari luar daerah.
Seperti yang terjadi di desa Nanga Lebang Kecamatan Kelam Permai. Di desa tersebut belum satupun sinyal komunikasi masuk. Padahal usulan sudah kerap disampaikan, baik ke pemerintah daerah maupun ke pihak swasta.
Menanggapi hal itu, anggota DPRD Sintang, Jeffray Edwar meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang merespon usulan masyarakat Desa Nanga Lebang, Kecamatan Kelam yang ingin terbebas dari sanderaan blankspot.
“Saya berharap usulan yang disampaikan warga Desa Nanga Lebang bisa diakomodir, supaya mereka juga mendapatkan hak yang sama akan jaringan telekomunikasi,” kata Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, Senin (30/4).
Legislator PDI Perjuangan ini meminta provider memperkuat jaringannya di wilayah pelosok, supaya masyarakat di sana juga dapat merasakan layanan telekomunikasi seperti di pusat-pusat kota.
“Dampak komunikasi sangat penting bagi warga, mengingat saat ini semua serba canggih. Dengan jaringan cepat, tidak pernah gangguan, mereka sebagai penikmat jaringan akan merasakan dampak positifnya,” papar Jeffray.
Akses informasi itu, menurutnya, sangat membantu warga, misalnya dapat menjalin silaturahmi secara tidak langsung, dengan para sanak saudaranya atau rekan-rekannya.
“Kita ketahui bersama, sekarang jaringan selular sudah menjadi kebutuhan. Mudah-mudahan pemilik provider melakukan pembenahan, memperluas jaringannya, agar juga bisa ikut dirasakan khususnya warga di Nang Lebang secara merata,” tutup Jeffray.(Dedex)

__Posted on
05/10/2018
__Categories
SEKADAU