Jarot: Dengan Adanya Pelatihan, Diharapkan Pengrajin Dapat Lebih Inovatif

SINTANG, BK-Bupati sintang  Dr Jarot Winarno membuka Pelatihan pengembangan cenderamata khas daerah kabupaten sintang tahun 2018, turut hadir kepala dinas pemuda dan olah raga dan pariwisata Hendrika,Sos,M,Si, kabupaten sintang, kepala dinas perindustrian dan perdagangan,koperasi usaha kecil menengah(Disperindagkop dan UKM) kabupaten sintang, serta camat kelam permai serta para kepala desa. Bertempatkan  di Galery Motor Bandung jln Sintang Putusibau sintang,Rabu (2/4/2018)

Bupati sintang Dr Jarot Winarno, Dihadapan para peserta lomba mengatakan penyelengaraan program dan kegiatan pengembangan cenderamata khas daerah kabupaten Sintang tahun 2018, merupakan bagian dari rencana strategis (RENSTRA) dari  dinas pemuda dan olah raga dan pariwisata(Disporapar) kabupaten sintang, yang bertujuan meningkatkan pengembangan ekonomi kreatif dengan mengelola potensi daerah yang berbasis seni dan budaya.

Terkadang merasa bosan, Lanjut Jarot, dikatakanya dengan sering melakukan bertukar cenderamata  yang dilakuakan setiap ada pertemuan, cenedramatanya selalu terbuat dari plastik.

“Saya berharap dengan adanya pelatihan seperti ini dapat mengembangkan yang lebih kreatif dan inovatif  dan harus ada inovasi untuk kedepanya, agar tidak merasa bosan” tegasnya.

Dilanjutkanya, Perlu kita ketahui bersama bahwa untuk pengembangan ekonomi kreatif di perlukan sejumlah SDM yang berkualitas, serta inovatif dengan  kreatifitas yang tinggi sehingga pengembangan ekonomi kreatif selalu tampil dengan nilai yang khas dan dapat menciptakan pasar sendiri.

“Pastinya  akan menciptakan tenaga kerja yang kompeten  serta pemasukan ekonomi SDM itu sendiri”

selain itu juga, sambung Bupati Sintang,harus ada ruang atau wadah sebagai tempat penggalian ide  aktualisasi diri dan ide ide kreatif, untuk kerajinan khas sintang sampai sekarang belum ada tempat pemasaran yang strategis seperti di bandara supaya bisa di siapkan satu outlet tempat penjualan cenderamata khas sintang yang bagus”pungkasnya jarot

Saya yakin jika telah di produksi hasil kerajinan tangan ini pemerintah kabupaten akan ikut membantu dan bertanggung jawab untuk memasarkannya dan kami juga akan membantu  dalam pengemasan  serta pemasaranya agar dapat menembus pasar internasional”jelas jarot.(cok)

__Posted on
05/03/2018
__Categories
BERITA TERKINI, SINTANG