Solusi Mengatasi Kurang Gizi

Sintang, BK- Permasalahan kesehatan yang masih tinggi di Indonesia, termasuk Kabupaten Sintang, masih kasus kematian ibu, kurang gizi, penyakit menular dan tidak. Ini harus segera diselesaikan.
“Jika kita ingin meningkatkan kualitas hidup saat ini dan masa yang akan datang, masalah ini mesti diselesaikan,” kata Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi, belum lama ini
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dituntut mengerahkan seluruh potensinya untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan tersebut.
Di antaranya dengan mengambil mencerdaskan masyarakat untuk hidup sehat dengan secara aktif dan terus menerus, mempromosikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pendekatan keluarga.
“Anggaran yang disiapkan pemerintah cukup besar. Sehingga besar juga harapan agar permasalahan kesehatan tersebut dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” kata Kusnadi.
Untuk mengetahui sejauhmana upaya menyelesaikan permasalahan kesehatan tersebut, Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta Dinkes dan Puskesmas memaparkan hasil evaluasi kinerjanya.
“Kita ingin tahu sejauhmana keberhasilan pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan. Serta sejauhmana keberhasilan sektor kesehatan dalam melibatkan semua unsur, lintas sektor, dalam melaksanakan Pembangunan Kesehatan,” papar Kusnadi
Wakil Rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Sepauk-Tempunak ini mengajak segenap jajaran kesehatan untuk senantiasa menggelorakan semangat Revolusi Mental melalui penghayatan dan pengalaman tiga nilai utamanya yaitu integritas, kerja keras dan gotong royong.
“Sehingga kita dapat mewujudkan cita-cita besar pembangunan kesehatan di Indonesia yaitu masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan,” jelas Kusnadi. (Dedex)

__Posted on
04/10/2018
__Categories
SINTANG