Jarot Hadiri Perayaan Natal Warga Ketungau, Jeffry AJak Bangun Sintang

Sintang. BK– Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.Ph bersama wakil Bupati, bersama Sekretaris Daerah, Dra. Yospeha Hasnah, M.Si dan Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward menghadiri perayaan natal bersama warga Ketungau sekota Sintang di Gereja GKE Petra Sintang, Minggu (17/1/2017).

 

Bupati mengucapkan selamat natal dan tahun baru bagi seluruh warga Ketungau yang hadir. Beliau juga mengingatkan beberapa hal yang berkembang selama beberapa hari terakhir di Kabupaten Sintang. Ketungau adalah tempat yang istimewa secara khusus bagi Bupati Sintang,

 

“pertama kali saya bertugas sebagai dokter, saya berada di Ketungau,” kata dr. Jarot. “Selain itu Ketungau juga merupakan beranda, perbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia,” tambahnya lagi.

 

Menurut orang nomor satu di Sintang ini, pembangunan di Ketungau ini juga harus spesial. “Kita sudah mulai membangun jalan-jalannya. Tapi ini belum cukup. Kita harus membangun lebih,” terang dr. Jarot.

 

Saat nya nanti kata Jarot warga ketungau tidak lagi sulit datang ke Sintang ini. Konektivitas antar desa di Ketungau juga harus terus di jaga. Jembatan ketungau harus mulai kita bangun. Pelayanan kesehatan, puskesmas harus lebih bagus.

 

“Tahun ini akan kita bangun puskesmas yang lebih bagus di Ketungau Hulu dan Ketugnau Tengah. Sekolah kita bangun. Berkaitan dengan tata daerah Bupati mengungkapkan masih menunggu rekomendasi dari Kementrian Dalam Negeri,” tukasnya.

 

Dr. Jarot mengingatkan para warga yang hadir dalam acara ini mengenai pembangunan daerah hanya bisa berjalan dengan lancar bila suasana kondusif dan peran aktif masyarakat. “Kita harus menciptakan suasana yang kondusif, damai di Ketungau. Jadi kita membangun enak,”kata Bupati.”

 

Syarat kedua, masyarakatnya harus ikut berpartisipasi aktif dalam membangun, bukan hanya memberi ide tapi juga merelakan miliknya misalnya tanamanan tumbuh jika kena jalan.

 

“Yang paling penting masyarakat harus ikut mengawasi seluruh proyek pembangunan yang ada di Ketungau. Kemudian kalau proyeknya sudah jadi, masyarakatnya turut menjaga, mengidah (menjaga.red) barang kita tuk, hasil pembangunan kita,” tegas dr. Jarot.

 

Kegiatan natal bersama ini mengangkat sub tema, ‘Ngelalu gawai natal tuk, ngasuh bala Ketungau buleh pengisik, gerai nyamai, ngau nyadi jalai pemansang kitai menua’ terjemahan bebas dari kalimat dalam bahasa Ketungau ini, melalui kegiatan natal bersama ini, dapat memberikan kebaikan dan menjadi jalan untuk masa depan yang lebih baik bagi semua orang.

 

Orang nomor satu di Sintang ini juga mengungkapkan himbauan untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten Sintang. “prasayarat pertama agar masyarakart bisa terus menjaga kesatuan dan persatuan tentunya masukan-masukan dari tokoh agama. Kedua tentunya melihat contoh pemimpinnya,” kata dr. Jarot. “Kemudian salah satu resep menjaga kesatuan persatuan adalah bekerja,” imbuhnya.

 

Acara ini mengangkat dekorasi rumah betang dengan menampilkan tarian dan lagu-lagu pujian bernuansa etnik. Panitia acara yang diketuai oleh Terri Ibrahim, S.Sos,M.MPd ini mengundang pastur Melaik Belingau, salah seorang tokoh agama dari Kuching sebagai pembicara dalam memberikan pesan Natal.

 

Pada kesempatan ini Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward menghimbau masyarakat untuk bersama-sama membangun Sintang. “baik itu di ketungau maupun di sintang, jadilah masyarakat  yang aktif dalam pembangunan bersama dengna pemerintah saat ini,”imbaunya.

 

Ketua panitia yang juga sekaligus Wakil Ketua DPRD Sintang ini, menyebutkan bahwa Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan komunitas warga Ketungau yang tinggal di Kota Sintang. “Selain itu kita juga mengadakan pertemuan bulanan di rumah-rumah anggota yang ada di Sintang ini,” ungkapnya.

 

“melihat antusias masyarakat yang datang terlihat mereka sangat merindukan suatu kegiatan yang bisa menyatukan seluruh warga ya, karena yang hadir ini tidak hanya mereka yang kristen bahkan warga Ketugnau yang muslim pun ada yang hadir,” papar Terri. “Kami sangat berterima kasih karena pak Bupati bisa hadir, sebuah kedatangan adalah penghargaan tertinggi yang dapat diperoleh oleh rakyat,” katanya lagi.

 

Terri Ibrahim juga mengingatkan warga Ketungau untuk terus mendukung pembangunan yang dilakukan oleh para pemimpin daerah Sintang. “melalui kegiatan berkumpul seperti ini kita warga Ketungau akan terus jaga keamaman, jaga kesatuan dan kekompakan kita bersama,” tutupnya.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini, sejumlah kepala desa di Ketungau, pejabat Forkopimcam dari Ketungau Hilir, Ketungau tengah dan Ketungau Hulu,  ketua dan sejumlah staf Yayasan Kelingkang dan sejumlah tokoh agama yang berasal dari Ketungau serta beberapa Kepala SKPD Kabupaten Sintang.(jie)

__Posted on
02/20/2017
__Categories
SINTANG