Warga Serawai-Ambalau Berharap RS Pratama Segera Terwujud

Sintang, BK- Warga Serawai-Ambalau berharap Rumah Sakit Pratama dapat segera terwujud, mengingat akses Rumah Sakit Umum menuju Kabupaten Sintang sangat jauh. “Kami sangat berharap RS Pratama dapat segera terwujud,” kata Dika satu diantara warga asli Serawai.
Dika menilai dengan berdirinya Rumah Sakit di Kecamatan Serawai dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. “Selama ini kalau mau berobat sangat jauh. Menempuh perjalanan 10 hingga 12 Jam,” imbuh Dika.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sintang Harsinto Linoh mengatakan pada tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Sintang akan membangun rumah sakit pratama di Serawai. Ditargetkan Rumah sakit tersebut  sudah bisa difungsikan pada tahun 2018.
“Pembangunan dibiayai pemerintah pusat. Total anggaran pembangunannya Rp 30 M,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sintang Hary Sinto Linoh, Selasa (8/11), di Serawai saat mendampingi Bupati Sintang Jarot Winarno meninjau lokasi pembangunan rumah sakit pratama.
Menurut Sinto, total biaya yang dianggarkan, terbagi atas pembangunan fisik dan pengadaan alat kesehatan. Anggaran fisik bangunan Rp 22 miliar dan selebihnya untuk alat kesehatan.
Ia menambahkan,  administrasi pembangunan juga sudah rampung. Lahan telah tersedia. Luasnya dua hektar di desa Mekar Sari. “Kalau lahan kita (Pemkab Sintang)  yang menyiapkan,” kata Sinto.
Menurut Sinto usai dibangun rumah sakit Pratama akan menjadi milik Pemkab Sintang. Bukan Pusat. Kendati pembangunan dibiayai melalui kementrian Kesehatan. Karena itu, tenaga kesehatan nanti juga menjadi tanggung jawab Pemkab menyiapkan.
“Ada empat dokter spesialis untuk mengisi rumah sakit pratama Sintang. Dokter bedah, kebidanan, anak, dan penyakit dalam.  Kebutuhan dokter spesialis itu, diluar dokter umum dan tenaga kesehatan, seperti perawat,” kata Sinto.
Ia menambahkan keberadaan rumah sakit pratama di Serawai, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Serawai dan Ambalau. Jadi, lanjutnya, masyarakat di kedua kecamatan itu, tidak harus ke rumah sakit di Sintang, bila rumah sakit pratama di operasionalkan. (jie)

 

__Posted on
01/20/2017
__Categories
BERITA TERKINI, SINTANG